“Sangat penting (bagi penyelidikan) untuk tidak terbatas kepada penahanan para penembak, entah mereka pelaku sebenarnya atau tidak. Tugas utama (penyelidikan ini) adalah untuk mengidentifikasi siapa yang memerintahkan penyerangan (atas Nemtsov),” lanjut Ilya.
Lembaga penyelidik Rusia menyatakan sedang menyelidiki kemungkinan motif pembunuhan Nemtsov. Ada dugaan pembunuhan tersebut dilakukan untuk mencemarkan nama Presiden Vladimir Putin, dugaan lain menyebut pejuang separatis Islam dan kehidupan pribadi Nemtsov menjadi penyebab pembunuhan tersebut.
Banyak yang percaya penembakan pemimpin oposisi di daerah dengan penjagaan ketat di Kremlin itu tidak mungkin bisa terjadi tanpa adanya keterlibatan pemerintah, dan bisa jadi merupakan upaya untuk menakut-nakuti pemimpin oposisi lainnya.
Wilayah utara Kaukasus telah lama menjadi sarang kelompok separatis. Daerah tersebut mencakup wilayah Chechnya, di mana kelompok pemberontak telah bertempur dengan militer Rusia sejak dua dekade lalu.
(Hendra Mujiraharja)