JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), merasa heran dengan para aktivis hak asasi manusia (HAM) yang menginginkan adanya pembatalan eksekusi mati bagi terpidana mati kasus narkoba.
Dikatakannya, pembelaan para aktivis HAM ini tidak berimbang saat terpidana mati tersebut berasal dari kalangan terduga teroris yang justru belum dilakukan persidangan.
"Kritik pada aktivis HAM yang membela para terpidana mati narkoba, kalangan Islam yang baru terduga teroris ditembak mati tanpa proses pengadilan kita tidak pernah dengar aktivis HAM untuk mempertanyakan keadilan hukum dan ini tidak fair," kata Hidayat saat melakukan kunjungan, di Gedung Sindo, MNC Media, Jakarta, Rabu (29/4/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengapresiasi sikap pemerintah yang telah berhasil menegakkan kedaulatan hukum di Indonesia.