"Detail pelaksanaan satgas akan dibicarakan pada tataran level teknis, dan Bareskrim memang memberikan basis awal penyidikan yang telah berjalan," tandasnya.
Sebelumnya, adik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo sempat dikait-kaitkan dalam kasus ini lantaran memiliki saham PT TPPI. Namun, hal itu dibantahnya. Ia mengatakan sejak 1998 dirinya bukan lagi pemilik TPPI. Sebab saat itu ia sudah menjual sahamnya.
Hashim mengakui bahwa TPPI merupakan perusahaan yang didirikannya bersama Njoo Kok Kiong (An Njoo) dan Honggo Wendratno pada tahun 1995. Dimana Hashim menaruh saham sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Al Njoo dan Honggo.
Pada tahun 1998, Hashim kemudian menyerahkan seluruh saham miliknya kepada BPPN lantaran adanya persoalan utang piutang grup Tirtamas (milik Hashim) kepada beberapa pihak yang sebagian besar adalah pihak BUMN maupun institusi keuangan negara.
(Abu Sahma Pane)