Selain itu, hologram Kementerian Agama (Kemenag) dan logo burung garuda yang terdapat di halaman dua, juga terpasang miring. "Kalau asli juga mudah terlihat gambar di hologramnya," imbuhnya.
Selanjutnya, per lembar buku nikah palsu tidak terdapat gambar burung garuda. Sementara yang asli, dilengkapi simbol negara tersebut di setiap halamannya.
"Setiap lembar buku nikah asli ada watermark, logo garuda kelihatan kalau kena sinar ultraviolet," sambungnya.
Adapun untuk akta cerai palsu, meski dilengkapi logo garuda di tengah kertas, namun tidak terlihat dengan jelas. "Kalau asli gampang dilihatnya," tukas Umar.
(Rizka Diputra)