TRENGGALEK - Tim buru sergap (Buser) Kepolisian Resor Trenggalek, Jawa Timur, menembak dua dari empat anggota komplotan perampok antarkota dalam penyergapan di Sidoarjo, Minggu 7 Juni 2015.
"Kami terpaksa melumpuhkan mereka, terutama dua pelaku utama sekaligus otak perampokan karena melawan petugas dan mencoba kabur," kata Kapolres Trenggalek AKBP Made Agus Prasetya di Trenggalek, Senin (8/6/2015).
Ia mengungkapkan, keempat anggota komplotan perampok bersenjata celurit dan linggis itu diidentifikasi sebagai kelompok Sidoarjo yang kerap menggunakan kekerasan di setiap aksinya. Mereka tidak hanya beraksi di wilayah hukum Trenggalek, namun juga pernah merampok di sejumlah daerah lain di Jawa Timur.
Berdasar hasil pemeriksaan polisi, lanjut Made, selain di Trenggalek, komplotan perampok yang diotaki oleh tersangka Novel Yonasta Bayasud (34) itu pernah merampok disertai kekerasan di wilayah hukum Banyuwangi, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Lamongan, Sidoarjo, Jember, serta Ponorogo.