BERLIN - Pengadilan Jerman menghukum mantan penjaga kamp kematian Nazi di Auschwitz karena membantu pembunuhan paling tidak 300 ribu warga Yahudi. Oskar Groening (94) yang dikenal sebagai "Akuntan Auschwitz" dihukum penjara empat tahun.
Dia bertanggung jawab menghitung barang-barang yang disita dari tawanan dan mengaku bersalah secara moral. Pengacaranya mengatakan dia tidak membantu genosida, tetapi jaksa mengatakan dia membantu agar kamp berjalan lancar.
Banyak pengamat mempertanyakan apakah Groening pada akhirnya dipenjara karena usianya sudah lanjut. Dia diperkirakan menjadi salah satu Nazi terakhir yang diadili.
Pengadilan yang dilakukan di Kota Lueneburg, Jerman Utara, mendengarkan kesaksian beberapa orang yang selamat dari kamp maut. Groening secara terbuka membicarakan perannya di Auschwitz, suatu hal yang tidak biasa di antara mantan Nazi yang diajukan ke pengadilan.
Dia menyatakan berbicara untuk membungkam pihak-pihak yang menyangkal terjadinya holocaust. "Saya melihat kamar gas. Saya melihat krematorium," katanya kepada BBC dalam dokumenter 2005 Auschwitz: the Nazis and the "Final Solution".
Lebih dari 1 juta orang, sebagian besar warga Yahudi Eropa, meninggal antara 1940 hingga 1945 di Kamp Auschwitz-Birkenau, Polandia, yang dikuasai Nazi.
(Pamela Sarnia)