Batu akik pertama ditemukan oleh Bayu, saat bermain di lapangan. Berselang dua minggu kemudian, batu akik kedua ditemukan oleh Bella, anak kedua Aris. Ditemukan di halaman sebuah sekolah dasar di wilayah sekitar tempat tinggalnya.
Anehnya lagi, berselang dua minggu kemudian kembali giliran anak pertama aris yang bernama Sherly menemukan batu akik jenis yang sama di sebuah sumur tua dekat persawahan desa.
Aris menjelaskan, diketahuinya ketiga batu akik penemuan anaknya itu bisa berjalan setelah dirinya tengah iseng memberi cairan perasan jeruk nipis dan juga cairan cuka di atas keramik. Ternyata benar, ketiga buah akik tersebut bisa berjalan. Berdeda dengan batu akik lain yang selama ini dimiliknya, tidak bisa berjalan.
Saat ini, ketiga buah batu akik aneh itu disimpan aris di sebuah guci dengan diberi kembang gading di sekitarnya.
Aris menuturkan, jika ada yang berminat dengan batu akik aneh milikyna itu, ia akan melepasnya dengan mahar tertentu. Bahkan, ia rela melepas dua pasang batu akik serupa yang dimilikinya itu jika ada orang yang menginginkannya. (fal)
(Syukri Rahmatullah)