"Untungnya dapat beasiswa sampai lulus. Jadi saya cuma kasih uang jajan. Biar cuma Rp5.000 sehari," tambahnya.
Selain itu, anak keduanya juga menempuh kuliah di Akademi Keperawatan Bethesda Yogyakarta. Itu juga ternyata memerlukan biaya yang cukup besar.
Yuniati pun mengaku masih memiliki banyak hutang karena menyekolahkan anaknya. Namun itu tidak dijadikannya beban. Baginya, yang terpenting anak-anak punya masa depan yang cerah. "Kalau dipikir saya malah stres. Jadi saya jalani saja," ucapnya.
Saat ini Yuni bersyukur anak-anaknya sudah bisa mandiri. Sakti sudah selesai S3, namun masih di Jepang. Oktavia sudah menjadi perawat, bahkan sudah menikah.
"Kalau prinsip saya, anak-anak mau membantu saya (sekarang) alhamdulilah. Kalau tidak, itu memang sudah tugas saya," ucapnya.
(Abu Sahma Pane)