Ada Keterlibatan Pemilik Modal di Balik Kematian Salim Kancil

Gunawan Wibisono, Jurnalis
Selasa 29 September 2015 10:26 WIB
Share :

JAKARTASalim Kancil (46) yang selaku petani dan juga aktivis merupakan korban tewas dari aksi orang tak dikenal akibat melakukan penolakan pertambangan pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Diduga ada keterlibatan pemilik modal atau pebisnis di balik aksi sadis tersebut terhadap Salim Kancil.

Mantan Wakil Ketua DPD Laode Ida mengaku pembunuhan tersebut begitu amat sadis. Dari informasi yang ia dapat, Salim dihabisi nyawanya dengan cara disiksa terlebih dulu, seperti disetrum, dipukuli dan digergaji.

"Para pelakunya sungguh kehilangan rasa kemanusiaan, dan yang menonjol adalah kebiadaban bahkan melampaui binatang buas," ujar Laode kepada Okezone di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, Salim dan beberapa temannya hanyalah orang-orang kecil yang mengekspresikan hak asasi mereka. Bahkan, membela masa depan generasi, karena proses penambangan pasir tersebut mengancam sumber hidup anak cucu mereka ke depan.

Karenanya, Laode menduga, pembunuhan Salim terkait dengan kepentingan pemilik modal yang bukan mustahil menjadi bagian dari karakter kontemporernya di negeri ini.

"Pemilik modal merasa punya segalanya, merasa di-back up oleh kekuasaan, seperti Kades yang mungkin ditugasi preman pembunuh Salim, oleh aparat keamanan, sehingga siapa pun penghalangnya maka harus dihabisi," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya