Pelajar Korsel Boikot Buku Sejarah Terbitan Pemerintah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 17 Oktober 2015 14:00 WIB
Kalangan akademisi Korea Selatan menolak buku sejarah terbitan pemerintah (Foto: BBC)
Share :

Sementara Menteri Pendidikan Korea Selatan Hwang Woo-yea berpendapat buku-buku pelajaran sejarah sekarang terlalu berhaluan “kiri”. Dia menuding buku-buku tersebut juga terlalu bersimpati pada saudara mereka di Korea Utara. Menurut menteri berusia 68 tahun itu, seharusnya buku-buku tersebut lebih objektif dan berimbang.

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye adalah anak dari Park Chung-hee. Pada 1979, Chung-hee tewas dibunuh dalam sebuah jamuan makan malam. Pembunuhan terhadap mantan jenderal tersebut memicu terjadinya pertumpahan darah di Korsel sebelum demokrasi berlaku pada dekade 1980.

Presiden Park menyatakan bahwa buku-buku sejarah seharusnya mengajarkan kebanggaan menjadi warga Korea Selatan. Pernyataan ini dikeluarkan Park sebelum memulai kunjungan kenegaraannya ke Amerika Serikat.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya