JAKARTA - Seorang warga negara Kanada tewas dalam insiden bom meledak di Sarinah, kemarin. Namun, belum diketahui siapa sosok pria tersebut. Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti tak menampik jika kepolisian menaruh kecuriagaan terhadap warga asing itu.
"WN Kanada, identifikasinya sama, kalau nanti sudah benar (hasil identifikasi) kita lanjut, akan kita cari siapa orang ini, ada apa di sini," ujar Badrodin di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2016).
Adapun aksi teror di Sarinah, lanjut Badrodin, tidak berkaitan dengan penemuan sebuah detonator di Riau beberapa waktu lalu. Namun, polisi bakal melacak jaringan teroris kelima pelaku pemboman di kawasan Jalan MH Thamrin kemarin.
"Tidak ada kaitan dengan detonator di Riau. Tindakan kepolisian berdasarkan hukum, kita tahu banyak jaringan, tapi apakah mereka lakukan tindak pidana? (Kelima pelaku) jaringan ISIS, iya," imbuhnya.
Seperti diketahui, polisi menembak mati kelima pelaku teror di kawasan perempatan Plaza Sarinah sekira pukul 11.00 WIB kemarin. Selain pelaku, dua warga turut menjadi korban atas insiden tersebut. Mereka adalah satu warga Kanada dan lainnya warga Indonesia.
(Susi Fatimah)