JAKARTA - Dokter spesialis forensik RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Arif Wahyono, menegaskan pihaknya baru mengumpulkan data post mortem dari ketujuh jenazah. Ia menyebut masih membutuhkan data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga korban.
"Post mortem sudah, kami menunggu ante mortem. Kalau dari keluarga sudah ada yang datang apa belum, saya kurang tahu," ujar Arif kepada awak media di lokasi, Jumat (15/1/2016).
Sebab itu, Arif memastikan saat ini belum ada data DNA yang dicocokkan antara korban dengan keluarganya. Sementara kepastian adanya warga negara asing berkebangsaan Kanada, kata dia didapat dari paspor yang dikantonginya.
"Belum ada yang kita cocokkan. Warga Kanada dapat dari paspor, kalau dia aslinya mana itu saya kurang tahu," imbuhnya.
Seperti diketahui, polisi telah memindahkan tujuh kantong jenazah dari peti es ke kamar mayat. Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti memastikan, tidak akan memulangkan jasad korban hingga selesainya proses pendalaman yang dilakukan oleh polisi.
(Rizka Diputra)