Saat terjadi ledakan yang ketiga kalinya, ia juga mendengar suara tembakan beberapa kali dari arah jalan dan disusul ledakan lainnya. Sontak hal tersebut membuat pengunjung kafe panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
"Saya pas denger itu juga langsung panik. Orang lain juga sama. Sudah aja itu mah masing-masing nyelametin diri nyari tempat aman," tuturnya.
Usai kejadian tersebut, ia pun mengalami luka di bagian telinga akibat dentuman keras ledakan bom dan dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta bersama korban lainnya.
"Kuping saya berdengung soalnya keras sekali bunyinya. Tapi sekarang udah agak mendingan," ungkapnya.
Dirinya berharap secepatnya pulih agar bisa kembali berkativitas. "Nanti Senin saya ke RS buat dicek lagi. Ya mudah-mudahan cepat sembuh pengen kerja lagi," tutupnya.
(Risna Nur Rahayu)