Proyek ini diantaranya pembangunan septic komunal yang melingkupi tujuh rumah tangga, sambungan rumah ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan pembangunan saluran air bersih menggunakan master meter.
"Saluran air bersih dengan master meter ini bisa dipergunakan untuk 100 KK. Dengan harga tarif sesuai kesepakatan dengan PDAM, pengelolaannya dilakukan oleh kelompok masyarakat," jelas Gustap.
Sementara itu, Manajer Project IWINS, Arif Lukman Hakim menyatakan, penerima manfaat dari program kerjasama ini di fokuskan pada kelompok masyarakat miskin dipemukiman padat. Melalui sekolah lapangan, IWINS akan menyiapkan dan mengedukasi kelompok masyarakat agar sadar terhadap pentingnya sanitasi.
"Kami akan memfasilitasi dan mengedukasi kelompok masyarakat akan pentingnya program sanitasi. Fasilitator sekolah lapangan ini merupakan individu-individu yang telah mendapatkan pelatihan pada program yang telah berjalan," kata Arif Lukman Hakim.
(Awaludin)