SEMARANG - Gereja JKI Injil Kerajaan Holly Stadium akhirnya berserah atas meninggalnya Pendeta Petrus Agung Purnomo. Di depan ribuan jemaat Gereja Holly Stadium, pihak keluarga Pendeta Petrus Agung mengumumkan soal mangkatnya pria kharismatik tersebut.
"Jujur saya belum rela. Tapi Bapa tidak mau kembali. Bapa menikmati Surga," kata putra Pendeta Petrus Agung, Josep, di atas mimbar Holly Stadium, Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/3/2016).
Malam ini ribuan jemaat menggelar kebaktian untuk Pendeta Petrus Agung. Bahkan, jumlah mereka jauh lebih banyak ketimbang siang tadi.
Tubuh Pendeta Petrus Agung pun sudah berada di dalam peti berwarna putih dan disemayamkan di Holly Stadium. Josep mengaku akhir pekan lalu sempat bertengkar hebat dengan Pendeta Petrus Agung.
"Saya waktu weekend berantem dengan Papa. Urusan sepele menurut saya tapi menurut Papa itu memalukan," kata Josep tanpa memperinci masalah yang dipertengkarkan tersebut.
Josep menyesal atas peristiwa tersebut. "Setelah momen ini, saya merasa menyesal. Saya melawan Papa. Saya wakstu itu saya kurang ajar sekali," terangnya.
Kini, ribuan jemaaat Holly Stadium mengucapkan salam perpisahan terakhir. Ribuan orang satu persatu mendekat peti Pendeta Petrus Agung.
(Fiddy Anggriawan )