Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso membenarkan jika kapal Indonesia Brahma 12 dibajak kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Dia mengatakan, setidaknya ada 10 WNI yang ditawan oleh kelompok Abu Syyaf tersebut.
Mantan Gubernur DKI tersebut menambahkan, setidaknya kelompok Abu Sayyaf meminta uang tebusan ke pemerintah Indonesia sebesar 50 juta peso, atau jika dirupiahkan sekitar 15 miliar, untuk untuk menebus ke 10 WNI tersebut.
Kapal Indonesia Brahma 12 dibajak yang diduga dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Kapal yang berbobot 209 ton tersebut diketahui mengangkut batubara.
(Khafid Mardiyansyah)