Saat akan dievakuasi, kata dia, mereka sempat menolak. Namun, beruntung setelah dibujuk, mereka akhirnya mau dievakuasi dengan perahu karet.
"Diatas perahu mereka semua nangis, cukup haru melihat kondisi itu," ungkap Puji.
Hingga malam ini pun, ia masih berada di tengah warga dan sejumlah awak media yang masih bertahan di lokasi banjir, tanpa mengeluh kelelahan.
Sebagaimana diketahui, Perumahan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi sejak pagi tadi terendam banjir hingga mencapai empat meter, akibat luapan kali Bekasi yang luber melewati tanggul perumahan.
Banjir diperparah lagi dengan ambruknya sebuah bangunan rumah yang berada persis di bantaran kali milik swasta. Bangunan itu ambuk dengan lebar hampir 20 meter, sehingga meningkatnya debit air Kali Bekasi, akibat air kiriman dari Bogor sejak pagi. Banjir pun menggenangi perumahan dihuni sekira 4.500 jiwa dari 900 kepala keluarga.
(Salman Mardira)