Harga Makanan di Lapas Kerobokan Mahal, Napi Protes

Puji Sukiswanti , Jurnalis
Jum'at 22 April 2016 14:29 WIB
Polisi bersenjata lengkap siap memasuki Lapas Kerobokan (Puji Sukiswanti/Okezone)
Share :

BADUNG – Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan protes lantaram harga makanan di dalam lapas tersebut mahal.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Wilayah Bali Nyoman Putra Surya Atmaja di Lapas Kerobokan, Badung, Jumat (22/4/2016).

Ia menjelaskan bahwa makanan di dalam Lapas kerobokan dikelola oleh pihak ketiga. Pasalnya, sudah tiga bulan ini, harga barang-barang menjadi naik, seperti harga nasi yang semula Rp10.000 kini menjadi Rp15.000. Selain itu, harga juga mi instan, rokok dan minuman juga naik.

Pihaknya mengetahui hal tersebut setelah bertemu dengan ketua blok-blok yang ada di dalam Lapas Kerobokan.

“Tadi kami sudah bertemu dengan ketua blok. Di sana ada 14 blok dan semuanya hadir. Salah satu tuntutan mereka supaya harga-harga kebutuhan pokok di koperasi tidak naik,” ungkapnya.

(Baca juga: Kalapas Kerobokan Sudah Ingatkan Tersangka Bentrokan Tak Dititipkan)

Ia menuturkan bahwa para napi tidak terima dengan kebijakan tersebut. “Kami orang miskin, kenapa jadi demikian. Kami tidak terima,” seru Putra menirukan perkataan salah satu ketua blok.

Oleh karenanya, Putra menuding bahwa koperasi di dalam lapas sudah dikelola oleh pihak ketiga. “Jadi pihak lapas sekarang ini memiliki kebijakan sendiri. Bahwa koperasi sudah diborongkan oleh pihak ketiga,” lanjutnya.

Lebih jauh ia menerangkan bahwa pihaknya akan memperbaiki kebijakan tersebut dan soal harga akan dinegosiasikan ulang.

“ Sekarang ini dibekukan dulu, nanti akan dinegosiasikan soal harga. Harganya akan diperbaiki lagi oleh Kalapas,” ujarnya.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya