JAKARTA - Nama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Panjaitan, muncul dalam dokumen Panama Papers. Ia diduga memiliki perusahaan bernama, Mayfair International Ltd.
(Baca juga: Muncul di Panama Papers, Luhut: Saya Tidak Pernah Terlibat)
Saat dikonfirmasi, Luhut membantah jika namanya tersangkut di Panama Papers, dia pun menegaskan enggan mengikuti jejak Perdana Menteri Islandia, Sigmundur Gunnlaugsson yang mengundurkan, lantaran namanya ada di Panama Papers.
Keputusan enggan mengundurkan diri diambil, lantaran perusahaan yang tercantum dalam skandal pajak Panama Papers yaitu Mayfair International Ltd dan PT Persada Inti Energi yang disebutkan miliknya, namun kenyataannya bukan milik mantan Kepala Staf Kepresidenan tersebut.
"Alamat saya saja salah di situ, alamat saya dibilang di Mega Kuningan 11," ujar Luhut di Kantornya, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (25/4/2016).