"Sistem pengawasan di sekolah sudah bagus, tapi kadangkala siswanya itu sendiri yang tidak sampai ke sekolah, terus main ke warnet misalnya, dan ketemu petugas dibawa untuk diberikan pembinaan," kata Fasha.
Fasha menuturkan, setiap kali dilakukan razia pelajar, ada saja orang tua yang melapor ke pihaknya dan menanyakan kenapa anaknya sampai terjaring razia dan dibawa petugas.
"Jadi orang tua harus paham dan juga turut mengontrol anaknya. Padahal tujuannya kami razia itu untuk pembinaan supaya pelajar itu tidak bolos sekolah lagi," ujarnya.
Fasha menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban menjamin pendidikan bagi setiap masyarakatnya, karena itu merupakan suatu yang sangat penting dan menyangkut kewajiban yang harus terpenuhi setiap warga.
"Pemkot Jambi fokus dan mengedepankan sektor pendidikan. Kami tahun lalu sudah mengalokasikan satu sekolah SD-SMA gratis bagi masyarakat yang tidak mampu, dan tahun ini kami upayakan dua sekolah lagi untuk digratiskan," katanya.
(Fransiskus Dasa Saputra)