SOCHI – Pada malam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN di Sochi, Kamis, 19 Mei 2016 waktu setempat, Presiden Rusia, Vladimir Putin menggadangkan Deklarasi Sochi yang akan ditetapkan pada hari penutupan, Jumat (20/5/2016) waktu setempat atau Sabtu, 21 Mei WIB.
Deklarasi tersebut saat ini sudah dirancang dan diharapkan, bisa disetujui bersama dalam rangka membawa level kemitraan Rusia-ASEAN ke tingkat yang baru.
“Sejak awal, kerja sama kita telah dibangun di atas prinsip-prinsip keuntungan bersama dan respek terhadap kepentingan-kepentingan lainnya. Pendekatan bersama terhadap solusi dari isu-isu yang menjadi tekanna, telah membawa kita bersama ke tingkat ini,” papar Putin di gala resepsi penyambutan para kepala negara ASEAN.
Sejak KTT Rusia-ASEAN yang pertama hingga yang ketiga kali ini, Putin melihat hubungan ASEAN sebagai asosiasi regional negara-negara Asia Tenggara dengan Rusia kian dekat.
“Deklarasi Sochi telah dirancang untuk KTT kita dan isinya menyatakan tujuan bersama tentang meningkatkan kemitraan Rusia dan ASEAN ke level strategis yang baru secara kualitatif,” imbuhnya, dikutip TASS, Jumat (20/5/2016).
“Adalah hal krusial bahwa Rusia dan ASEAN sama-sama mendorong integrasi untuk menyamakan proyek-proyek ekonomi berskala besar yang diimplementasikan ke dalam kawasan Asia Pasifik,” sambung Putin.
“Besok, kita akan membahas bagaimana mengembangkan kemitraan lintas perbatasan yang luas dengan partisipasi EAEU (Uni Ekonomi Eurasia), ASEAN dan Shanghai Cooperation Organization,” tandasnya. Rusia siap bekerja sama secara konstruktif. Saya tak meragukan bahwa kita akan sukses dalam hal ini,” tandasnya sembari mengajak bersulang.
(Randy Wirayudha)