Sementara, Tarigan pedagang emas mengaku pasrah. Kerugian yang dialaminya cukup besar. Ia pun hanya ingin mengambil brankas emas miliknya.
“Kita tadi sudah ngomong sama petugas. Rencananya, mau masuk ke dalam kalau kondisinya sudah aman. Saya cuma ingin mengambil brankas. Saya ada toko emas di lantai 2. Saat kejadian, emas yang bisa diselamatkan hanya sedikit. Kita berharapnya ada relokasilah,” ujar Tarigan.
Sementara itu, Pengawas PD Pasar Aksara, Syahrial Ariando mengatakan, ada 804 kios khusus pedagang pasar. Asal api berawal dari lantai 2 Blok 6 kios Nomor 311. Diduga kulkas meledak dari dalam kios dan saat itu pemilik kios tidak ada di tempat.
“Tapi sampai semalam pemilik kios itu belum buka. Sementara di dalam kios, kulkas dan kipas angin juga hidup. Sempat dipadamkan, tapi api semakin membesar. Semua kalut, asap banyak dan lampu juga mati. Ketika mobil pemadam mau memadamkan api, tapi pedagang sibuk mau menyelamatkan barang-barang mereka,” ujar Syahrial.
Pemberitaan sebelumnya, kebakaran yang melanda Plaza Ramayana Aksara terjadi sejak kemarin. Kobaran api menghanguskan seluruh bangunan tua itu. Pada hari ini, petugas masih mencoba memadamkan titik api khususnya di bagian tengah bangunan. Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di lantai 2 Blok 6.
(Arief Setyadi )