ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan Truk Maut di Prancis

Ahmad Taufik , Jurnalis
Sabtu 16 Juli 2016 21:54 WIB
Serangan truk maut di Nice (Foto: AFP)
Share :

NICE – Kelompok militan radikal ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan truk maut yang menewaskan 84 orang di Nice pada hari libur nasional Prancis. Informasi itu disampaikan langsung melalui buletin radio resmi milik mereka.

Dalam penyataan itu, ISIS bahkan menyebutkan bahwa mereka telah menemukan metode baru untuk melakukan pembantaian yaitu dengan cara menabrakkan truk ke arah kerumunan masa. Demikian sebagaimana dilansir Alaraby, Sabtu (16/7/2016).

Metode itul dilakukan oleh Mohamed Lahouaiej-Bouhlel (31) dengan menggunakan truk seberat 19 ton pada 14 Juli 2016 saat berlangsung pesta kembang api di Nice, Prancis.

ISIS juga memperingatkan bahwa negara-negara Barat tidak akan luput dari serangan kelompok militan. Mereka tidak akan gentar dan mundur meskipun Barat terus memperketat keamanan negara mereka.

Kelompok militan sebelum ini telah menyerukan kepada pendukungnya di Eropa agar melakukan serangan tanpa ampun di negara-negara Barat.

Bahkan, dalam video yang dirilis tahun ini, mereka sempat menyebut “bunuh saja (warga Barat) di mana saja kamu jumpai mereka”.

Menanggapi serangan ini, Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan tragedi berdarah di Nice semakin memperkuat niat Prancis untuk terus bergabung dan memperkuat perannya di Irak dan Suriah untuk menumpas kelompok militan terutama ISIS.

Selain serangan di Nice, ISIS sebelumnya juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan pada 13 November yang membunuh 130 orang.

(Ahmad Taufik )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya