Bahkan, dalam video yang dirilis tahun ini, mereka sempat menyebut “bunuh saja (warga Barat) di mana saja kamu jumpai mereka”.
Menanggapi serangan ini, Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan tragedi berdarah di Nice semakin memperkuat niat Prancis untuk terus bergabung dan memperkuat perannya di Irak dan Suriah untuk menumpas kelompok militan terutama ISIS.
Selain serangan di Nice, ISIS sebelumnya juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan pada 13 November yang membunuh 130 orang.
(Ahmad Taufik )