Menghidupkan Kembali Budaya Banten yang Kian Redup

Iqbal Multatuli, Jurnalis
Senin 15 Agustus 2016 10:24 WIB
Foto: Iqbal Mutatuli/Okezone
Share :

SERANG - Pencak silat dan debus adalah budaya leluhur Banten yang kini tak banyak dilirik oleh masyarakat luas. Budaya itu padahal lahir sejak ratusan tahun silam.

Dulu, pencak silat dijadikan ilmu wajib untuk melawan para penjajah. Begitu pula dengan debus yang memiliki unsur magis hingga irisan golok maupun tusukan paku tidak melukai sedikit pun tubuh para pemain debus.

Keduanya kini dijadikan bagian dari seni bela diri khususnya pencak silat yang setiap daerah memiliki penamaan masing-masing.

Menjelang perayaan HUT RI ke-71 tahun, festival pencak silat digelar di Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang. Digelarnya festival budaya lokal tersebut guna mempopulerkan kembali kearifan lokal yang kian tahun kian redup tergerus oleh zaman.

"Pencak silat ini kan kekayaan kita, warisan budaya, jangan sampai nanti terputus dan jangan sampai anak cucu kita tidak tahu budaya-budaya begini," kata Komandan Kodim 0602 Serang, Kolonel Inf Oky Andriyansyah Adiwirya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya