Sutrisno menambahkan, Kepala Staf Angkatan Udara sebaiknya segera turun ke Medan untuk memantau sisa-sisa pengerusakan yang terjadi kemarin.
"Polisi Militer diminta untuk segera memeriksa seluruh pasukan TNI AU yang melakukan kekerasan terhadap rakyat, yang paling penting Danlanud Soewondo Medan harus segera dicopot sebagai bentuk tanggung jawab tindakan oknum TNI AU," tuturnya.
Sebelumnya dikabarkan lima warga dan dua wartawan asal Kota Medan yakni Array Argus, dan seorang jurnalis MNC TV , Andri Safrin, menjadi korban kebrutalan personel TNI AU. [Baca Juga: FJPI Desak Penganiaya Wartawan di Medan Diproses Hukum]
Kejadian itu bermula saat warga Kelurahan Sari Rejo demo sebagai imbas TNI AU yang mempersoalkan tanah yang mereka tempati. Lalu terjadi bentrokkan warga dengan TNI AU. Itu berimbas pada pemukulan dua wartawan yang sedang meliput peristiwa itu.
(Abu Sahma Pane)