Pelarangan burkini dan burqa memang menjadi momok di beberapa negara Eropa dalam kurun beberapa waktu ini. Pasalnya, banyak yang menganggap pelarangan ini sebagai kontroversi yang menuju islamophobia.
Pelarangan ini sebenarnya bukan tidak berdasar. Serangkaian serangan teroris di Eropa memang membuat pemerintah terpojok akibat dari tekanan masyarakatnya yang meminta mereka untuk bertindak. Akhirnya mereka memutuskan untuk melarang penggunaan burkini dan burqa.
Namun, tidak semua negara di Eropa mengikuti kebijakan pelarangan. Okezone akan merangkum negara-negara yang melarang penggunaan burqa serta burkini.
AUSTRIA
Pelarangan penggunaan burqa atau burkini di Austria memang bersifat belum legal sepenuhnya. Sebab gembar-gembor masalah pelarangan ini kerap disampaikan hanya oleh politikus dari partai konservatif. Para politisi tersebut mengklaim para perempuan yang menggunakan burqa dapat mencegah mereka berintegrasi sepenuhnya dengan para warga Austria yang didominasi para pemeluk Katolik.
Juru bicara Mahkamah Agung Austria juga menegaskan tidak ada dasar hukum pelarangan penggunaan penutup wajah seperti burqa. Namun terdapat kasus di Austria ketika seorang perempuan Muslim dipecat akibat ia menggunakan burqa. Perusahaan mengklaim ia dipecat karena burqa membuat perempuan tersebut kurang berinteraksi dengan para klien.
Juru bicara Kementerian Olahraga Austria mengatakan perihal burkini, negaranya tidak melarang sebab setiap orang berhak menggunakan pakaian yang mereka anggap pantas ketika berada di kolam renang.