MEDAN - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirim 15 personel dalam misi hubungan international di Changsa, Provinsi Hunan, China. Mereka terdiri dari perwira menengah, perwira pertama dan bintara akan mengikuti pendidikan terkait penanganan kejahatan di internet atau cyber crime.
15 personel itu berasal dari Bareskrim Mabes Polri, Polda Sumatera Utara, Polda Bengkulu, Polda Sumatera Selatan, Polda Kepulauan Riau, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DI Yogyakarta, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Kalimantan Barat, Polda Sulawesi Tengah, dan BNNP Kalbar.
Dalam fax ditandatangani Kabiro Misi Internasional Divisi Hubungan Interternational Polri, Brigjen Jhoni Asadoma, mereka diminta untuk mengikuti program training course on combating cyber crime di Changsa dari 12 hingga 26 September 2016. Sebelum berangkat, ke-15 personel itu akan mengikuti pengarahan di Jakarta.
Peserta dari Polda Sumut, Ipda Tono Listianto mengatakan, penilaian keberangkatan mengikuti program itu berdasarkan kemampuan berbahasa asing dan menggunakan teknologi cyber.
"Tentu kesempatan seperti ini harus kami manfaatkan, baik sebagai personel Polri dan juga untuk kemampuan pribadi," ujar Tono, Selasa (13/9/2016).
Sementara Kapolres Binjai, AKBP M Rendra Salipu berharap, ilmu yang diperoleh Tono Listianto selama pendidikan di China bisa menambah profesionalismenya sebagai polisi.
"Tentu kami bangga ada personel Polres Binjai yang menjadi perwakilan Polri mengikuti pendidikan di Tiongkok. Semoga ilmu yang diperoleh meningkatkan kemampuan personal dalam melayani masyarakat," ujarnya.
(Salman Mardira)