JAKARTA – Salah satu anggota tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Hidayat Bostam, mengatakan akan menghadirkan saksi ahli digital forensik dalam sidang hari ini. Diketahui sebelumnya, ini merupakan sidang ke-21 dalam kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.
"Rencana menghadirkan tiga orang, kemungkinan hanya satu. Ahli digital forensik Rismon Sianipar," kata Bostam di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016). Namun, Bostam enggan menjelaskan lebih lanjut siapa dua saksi lainnya yang hendak dihadirkan. Ia hanya mengatakan mereka gagal bersaksi.
Dalam sidang sebelumnya, Rabu 14 September, saksi ahli patologi anatomi Gatot Susilo Lawrence yang dihadirkan tim pengacara Jessica mengatakan penyebab tewasnya Wayan Mirna Salihin sangat misterius karena tidak adanya proses autopsi. Selain itu dinyatakan pula 70 menit setelah tewasnya Mirna, tidak ditemukan sianida di dalam hati dan lambungnya.
Saksi ahli toksikologi kimia, Budiawan, menjelaskan bahwa 0,2 miligram sianida yang ditemukan di lambung Mirna diketahui setelah pemeriksaan tiga hari pasca-kematian. Sianida tersebut diduga dihasilkan dari formalin yang digunakan untuk mengawetkan tubuh Mirna.
Sementara berdasarkan pantauan Okezone, sidang yang rencananya dimulai pukul 10.00 WIB, hingga sekira 11.55 WIB belum ada tanda-tanda akan dimulai. Padahal saat ditutup dini hari tadi, Hakim Ketua Kisworo mengatakan sidang lanjutan akan dilaksanakan pagi ini, dan dikatakan akan diskors sebanyak dua kali, yakni pukul 13.00 dan 16.00 WIB.
"Besok sampai pukul 13.00 kita skors, nanti dilanjut pukul 16.00 WIB," ujar Hakim Kisworo menutup sidang.
(Ulung Tranggana)