Ahli Digital Forensik Ragukan Keaslian Rekaman CCTV Penyidik

Reni Lestari, Jurnalis
Kamis 15 September 2016 16:08 WIB
Jessica Kumala Wongso (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA – Ahli digital forensik yang dihadirkan pihak Jessica Kumala Wongso, Rismon Hasiholan Sianpiar, meragukan keaslian rekaman kamera CCTV yang digunakan penyidik dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Rismon menjelaskan, untuk membuktikan keaslian sebuah data diperlukan perbandingan nilai hash.

Hash merupakan identitas unik dari suatu data besar, ibaratnya sidik jari atau nomor induk kependudukan (NIK) bagi manusia. Untuk membuktikan keaslian rekaman milik penyidik yang terdapat dalam flashdisk berukuran 32 GB, harus dibandingkan nilai hash-nya dengan data asli yang diambil dari digital video recorder (DVR) CCTV Kafe Olivier. 

"Data yang dimanipulasi akan memiliki nilai hash yang berbeda. Diberikan titik piksel saja akan menjadi berubah dan nilai hash yang dihasilkan juga berubah. Oleh karena itu, untuk membuktikan apakah data ini utuh atau sudah dimanipulasi, tinggal badingkan nilai hash-nya, jika berbeda maka citra yang diterima telah dimanipulasi," jelas Rismon di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016).

Rismon menyayangkan tidak adanya perbandingan nilai hash dari dua data rekaman CCTV, yakni data asli dalam DVR dan data dalam flashdisk milik penyidik. "Perbandingan nilai hash ini tidak pernah dilakukan, hal ini dibuktikan dengan tidak adanya perbandingan nilai hash dalam BAP. Ini merupakan tindakan yang sangat disayangkan," kata dia.

Dengan demikian, ia menyatakan video tersebut tidak bisa dipastikan keutuhan dan integritasnya. Selain itu, hasil analisis atas video tersebut juga tidak bisa digunakan dalam pemeriksaan digital forensik selanjutnya.

"Data yang ada didalam flashdisk tidak bisa dipastikan keutuhannya karena tidak pernah dilakukan perbandingan nilai hash. Data yang dari sumber dan tujuan itu dipastikan sama jika mememiliki nilai hash yang sama," lanjut Rismon.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya