"Saya kira masih ada jaringan dia yang berkeliaran. Tugas Polri mengusut tuntas dia dan jaringannya karena tidak menutup kemungkinan ada otak dan jaringan di belakangnya," tuturnya.
J diduga merupakan seorang residivis atas kasus bom buku dan bom Serpong lalu. Pelaku untuk sementara terlibat dalam jaringan teroris kelompok Jamaah Anshar Tauhid (JAT) Kalimantan Timur.
Perbuatan J itu menyebabkan empat orang terluka, bahkan korban-korban itu kebanyakan dari anak-anak sampai balita, yang mengalami luka bakar serius di tubuhnya. Hingga kini seluruh korban tersebut masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
(Erha Aprili Ramadhoni)