Trump Marah China Sita Drone Bawah Laut AS

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 18 Desember 2016 00:04 WIB
Presiden AS terpilih Donald Trump marah karena China menyita drone milik Angkatan Laut (Foto: Mike Segar/Reuters)
Share :

NEW YORK – Kapal perang China menyita drone bawah laut milik Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan (LCS). Langkah tersebut membuat Presiden AS terpilih Donald John Trump marah. Pria berusia 71 tahun itu menumpahkan kekesalannya lewat akun Twitter.

“China mencuri drone untuk penelitian milik Angkatan Laut AS di perairan internasional, mengangkatnya ke permukaan, dan dibawa ke wilayah China. Langkah tersebut belum pernah terjadi sebelumnya,” kicau Trump, sebagaimana dikutip Time, Minggu (18/12/2016).

Sebagaimana diberitakan, insiden terjadi tepat di depan hidung kru kapal AS, UNSNS Bowditch yang tengah berlayar sekira 100 mil dari Teluk Subic, Filipina, pada Kamis 15 Desember 2016. Bowditch sedang berhenti untuk mengambil dua unit drone ketika kapal perang China yang membuntuti Bowditch langsung menurunkan kapal kecil dan mengambil salah satu drone.

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS Peter Cook langsung meminta China untuk mengembalikan drone itu ke AS. “Kami meminta China segera mengembalikan drone milik kami dan berperilaku sesuai kewajiban mereka yang tertuang dalam hukum internasional,” tutur Cook.

“Kami mengerti bahwa China dan AS akan menggunakan kanal militer untuk menangani isu ini dengan cara yang pantas,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China.

Hubungan Beijing dengan Washington memanas setelah Donald Trump melakukan panggilan telefon dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Tindakan tersebut melanggar perjanjian ‘One China Policy’ yang disepakati Negeri Tirai Bambu dan Negeri Paman Sam pada dekade 1970.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya