JAKARTA - Pelaku pembunuhan sadis yang menimpa satu keluarga di Pulomas, Jakarta Timur diduga telah mengambil satu unit power supply CCTV atau kamera pengawas dari rumah korban.
"Pelaku sempat mengambil power supply," kata Kapolsek Pulogadung Kompol Andi B Rahman saat sambangi lokasi kejadian, Rabu (28/12/2016).
Namun, pelaku sempat terkecoh, pasalnya pelaku sempat berniat mengambil kaset rekaman CCTV namun yang diambil power supply yang dimana itu adalah alat untuk menghidupkan kamera pengawas atau aliran listrik.
Oleh karena itu, kata Andi, kaset rekaman saat ini sudah berada di pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan. "Masih kita lidik," imbuh Andi.
Kendati sedang diperiksa, Andi belum bisa menyebutkan apa yang sedang didalami kepolisian dari rekaman CCTV tersebut. Alasannya, untuk kepentingan penyelidikan.
Untuk saat ini, korban yang meninggal dunia Dodi Triono, Diona Arika Andra Putri, Dianita Gemma Dzalfayla, akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sementara itu, Amel telah dikembalikkan ke keluarga di Bekasi. Untuk Yanto dan Tasrok mereka dikembalikkan ke kampung halamannya masing-masing.
(Khafid Mardiyansyah)