Dengan kemenangan di darat dan laut Leyte, pasukan AS dapat mendarat di Luzon pada 9 Januari 1945. Jenderal McArthur dan lebih dari 60.000 pasukan AS disambut oleh warga Filipina di Luzon yang sempat menderita akibat pendudukan Jepang.
Di Luzon, pasukan AS menemukan sejumlah jaringan gua dan terowongan bawah tanah yang dibangun Jepang di sana. Setelah diselidiki, gua dan terowongan tersebut dibangun Jepang untuk menghindari bombardir dari pasukan AS dan memancing mereka ke pedalaman Luzon.
Walaupun telah dibantu jaringan terowongan dan gua tersebut, Jepang tetap kalah dalam pertempuran di Luzon dan akhirnya perlahan wilayah Filipina lepas dari pendudukan militer Negeri Sakura.
(Emirald Julio)