Setelah para pemuda bangkit dan bersumpah pada 1928 yang dikenal dengan Sumpah Pemuda 1928 dan para pihak yang semula terpecah bersatu, Indonesia akhirnya mampu mengusir penjajah dengan memproklamasikan kemerdekaannya yang dipimpin oleh Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945.
Dengan demikian, kata Pangdam, kebersamaan, persatuan dan kesatuan dari segenap elemen bangsa, merupakan kekuatan yang tidak terhingga yang perlu terus dijaga dan dirawat dengan.
"Indonesia punya ideologi negara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka tunggal Ika, dan NKRI. Jangan sampai kita berpecah belah, jaga NKRI, jaga UUD 45, jaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," pinta Pangdam.
TNI-Polri sebagai abdi negara, harus menjadi cermin kebhinekaan. "Karena kita terdiri dari bermacam-macam ras, suku bangsa dan berbagai agama dan golongan," ucapnya.
"TNI-Polri itu dibilang sebagai benteng negara, jadi diharapkan bisa saling bersinergi dengan baik dalam melaksanakan tugasnya," timpalnya lagi.