@politioutsource I'm a brazilian resident, I live in Vitória, capital of Espírito Santo and I'm witnessing it all. National media is silent.
— Lucas Coala Bastos (@coalainjapan) February 6, 2017
Kekacauan ini menyebabkan para gubernur dan wali kota di Brasil meminta pemerintah mengirimkan tentara federal untuk memulihkan situasi. Gubernur sementara Espirito Santo telah meminta Presiden Michel Temer untuk mengirimkan tentara nasional dan angkatan bersenjata untuk menjaga keamanan warga kota.
Sejak kekacauan ini, Pemerintah Brasil telah mengatur pertemuan dengan polisi militer untuk membicarakan perbaikan gaji.
Kepala Keamanan Negara Brasil, Andre Garcia mengatakan, kepala kepolisian militer telah dicopot dan digantikan dengan komandan baru yang bertugas mengembalikan ketertiban dan kedisiplinan. Garcia juga menyatakan akan mengajukan tuntutan hukum kepada para polisi atas pemogokan yang melanggar hukum.
“Keinginan kami selalu untuk bernegosiasi, tapi negosiasi ini harus berdasarkan saling menghormati, dan kondisi bagi polisi untuk berpatroli di jalan dan menjawab panggilan dari warga Capixaba, (daerah tempat Espirito Santo berlokasi),” tegas Garcia.
(Rahman Asmardika)