Fatimah menceritakan kejadian pilu itu, kejadian itu diketahui oleh warga yang melintas. Setelah melihat tawuran tersebut, masyarakat pun mendatangi kantor polisi terdekat untuk melaporkan.
"Kami langsung ke sana cek TKP. Sebenarnya itu masuknya wilayah kepolisian Ciracas. Tapi karena ada warga yang melapor jadi kami langsung tindak lanjuti. Setelahnya kami arahkan ke Polsek Ciracas. Tanya sana saja," paparnya.
Namun, Fatimah masih belum enggan merincikan kejadian ini lebih mendalam.
"Informasi lengkapnya coba tanyakan ke Kapolsek Ciracas saja. Itu wilayahnya penanganan sana," tutupnya.
Masyarakat dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi hampir 3 menit di sosial media. Pasalnya, kedua kelompok itu mengacungkan celurit ke lawan mereka. Bahkan, dalam video itu satu orang pelajar harus mendapatkan bacokan berkali-kali di sekujur tubuhnya.
(Awaludin)