KISAH: Pencuri Mahkota Inggris yang Diampuni Raja

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis
Sabtu 11 Maret 2017 08:01 WIB
Kolonel Blood (kiri) dan mahkota Crown Jewels milik Kerajaan Inggris. (Foto: Vintage News)
Share :

Selama proses restorasi monarki pada 1660, pembuatan tongkat raja untuk penobatan Charles II pada 1661 memakan dana amat besar. Jadi, pada 1671, Kolonel Blood merancang rencana aneh untuk mencuri mahkota Crown Jewels.

Seperti dilansir Vintage News, Sabtu (11/3/2017), rencana Blood amat rumit. Kolonel Blood masuk ke Menara dengan menyamar sebagai pendeta. Ia lalu mendapatkan kepercayaan dari Sang Penjaga, Talbot Edwards. Blood berjanji akan menikahkan keponakan imajinernya dengan anak perempuan Edward. Blood dan kaki tangannya pun akhirnya mengetahui detail pengamanan kerajaan.

Pada 9 Mei 1671, rencana tersebut pun dijalankan. Blood membujuk Edwards untuk menunjukkan Crown Jewels kepada teman-temannya. Komplotan itu lalu mengikat dan menyumpal mulut Edwards. Sang Penjaga berhasil membunyikan alarm sehingga para pencuri bisa ditangkap. Blood dipenjara di Menara. Ia menolak berbicara kepada siapa pun kecuali kepada Sang Raja.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya