KISAH: Pencuri Mahkota Inggris yang Diampuni Raja

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis
Sabtu 11 Maret 2017 08:01 WIB
Kolonel Blood (kiri) dan mahkota Crown Jewels milik Kerajaan Inggris. (Foto: Vintage News)
Share :

Dengan tangan dan kaki diikat rantai, Blood lalu dibawa ke istana. Di sana ia diinterogasi oleh Raja Charles, Pangeran Rupert dan pejabat kerajaan lainnya.

"Bagaimana jika saya mengampuni hidupmu?" tanya Raja Charles kepada Blood.

Blood menjawab, "Saya akan amat menghargainya, Tuanku!"

Tak hanya diampuni atas kejahatannya, Raja Charles juga memberikan sebidang tanah di Irlandia kepada Blood.

Alasan raja mengampuni Blood tidak pernah diketahui. Sebagian sejarawan berspekulasi, raja mungkin mengkhawatirkan aksi balas dendam lainnya yang terinspirasi dari tindakan Blood. Sebagian lainnya menduga, raja terkesan dengan keberanian Blood dan terhibur dengan pernyataan Blood bahwa mahkotanya hanya bernilai sekira 6.000 poundsterling. Nyatanya, harga mahkota itu mencapai 100 ribu poundsterling.

Ada juga yang menduga bahwa raja tersanjung setelah Blood mengaku pernah berniat membunuhnya setelah melihat raja mandi di Sungai Thames. Tetapi rencana itu dibatalkan karena Blood terpukau oleh keagungan sang raja. Spekulasi lainnya adalah, aksi kriminal Blood bisa jadi merupakan buah persekongkolannya dengan raja mengingat raja sedang kesulitan uang.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya