''Dus hari dibuka, pendaki sudah mulai mencapai ratusan orang,'' jelas Abu.
Sebagaimana diketahui, penutupan jalur pendakian yang sempat ditutup tersebut, tertuang dalam pengumuman yang dikeluarkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, bernomor Nomor: PG.01/K.10/SKW.1/01/2017, tertanggal 5 Januari 2017.
Penutupan jalur pendakian selama tiga bulan dikarenakan di kawasan tersebut dilakukan pemulihan ekosistem. Sebab, selama ini jalur pendakian TWA Bukit Kaba tersebut belum ada istirahat dari kunjungan pendaki dari berbagai daerah di Bengkulu serta provinsi tetangga. (sym)
(Feri Agus Setyawan)