Polisi Berfoto di Depan Mayat Begal, Kapolri: Itu Tak Etis!

Dara Purnama, Jurnalis
Kamis 06 April 2017 12:11 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Antara)
Share :

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyayangkan tindakan yang dilakukan 13 personel Polres Bandar Lampung yang berfoto dengan lima jasad tangkapan begal pascaoperasi digelar. Menurutnya, hal itu tidaklah etis.

"Pendapat saya itu tidak etis. Seharusnya tidak perlu ada foto seperti itu. Tidak humanis, tidak profesional," tegas Tito di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/4/2017).

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini, dia akan ke Bandar Lampung pada Jumat 7 April 2017 untuk memberikan pengarahan langsung kepada anggota kepolisian terkait tindakan foto di depan mayat begal tersebut.

"Besok saya ke sana hari Jumat dan memberikan arahan. Tidak boleh hal itu dilakukan," katanya.

Namunn, jenderal bintang empat ini tetap menghargai pekerjaan 13 anggota Polres Bandar Lampung tersebut. Itu karena mereka sudah berhasil menangkap kelompok begal yang meresahkan warga.

"Saya hargai mereka berhasil mengungkap perkara begal yang meresahkan masyarakat di sana (Lampung). Info sementara yang saya terima, lima begal itu bersenjata dan juga melawan. Dalam aturan hukum kita sepanjang itu membahayakan petugas, kita boleh melakukan tindakan mematikan," tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan, perilaku berfoto di depan lima jasad begal itu adalah tindakan spontan dari anggota Polres Bandar Lampung tanpa ada yang mengoordinasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya