Sebelumnya, Kwik Kian Gie sempat mengakui bahwa dirinya digali keterangannya oleh penyidik lembaga antirasuah terkait kasus dugaan korupsi BLBI, kemarin. Erat kaitannya pemeriksaan Kwik Kian Gie berkaitan dengan jabatannya saat itu, yakni, Menko di era Megawati.
"Kasus yang pernah disidik dan saya dimintai keterangan karena saya pernah ketika menjabat sebagai Menko kan pernah ada urusan dengan BLBI dan konsekuensinya," kata Kwik usai diperiksa di KPK.
Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo sempat mengatakan, kasus dugaan korupsi terkait penerbitan SKL BLBI masih akan diteruskan.
Saat ini, kasus pemberian SKL BLBI yang disinyalir merugikan negara hingga Rp138,7 triliun saat era Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri masih ditahap penyelidikan.
"Kalau alat buktinya cukup, ya kemungkinan diteruskan akan selalu ada. Kita tidak mungkin bergerak kalau belum ada datanya," kata Agus usai peresmian Gedung baru KPK, di Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 29 Desember 2015.
Seperti diketahui, saat Abraham Samad masih menjadi Ketua KPK, lembaga antirasuah beberapa kali memeriksa tiga menteri. Mereka yang digarap pada akhir Desember 2014 lalu itu adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden Abdurahman Wahid, Rizal Ramli, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Laksamana Sukardi dan Menteri Koordinator Perekonomian era Megawati Soekarnoputri, Dorodjatun Kuntjoro Jakti.