JAKARTA - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai tulisan Allan Nairn yang berjudul "Ahok Hanyalah Dalih untuk Makar", diduga bisa memecah belah bangsa.
"Tulisan tersebut sangat memecah belah bangsa, saya yakin jika itu terjadi pasti sudah ada hal yang disiapkan, dan intelijen sudah mencium itu kan," tegas Hendri saat berbincang dengan Okezone, Senin (24/4/2017).
Menurutnya, tulisan tersebut merupakan produk opini yang tidak perlu ditanggapi dengan serius. "Ini kan produk opini, seharusnya juga kita menanggapi jangan terlalu hanyut dengan pendapat ini," sambungnya.
"Mudah-mudahan hal itu (Makar) juga tidak ada di Indonesia. Ini kan sangat sensitif, saya yakin tidak mau makar," pungkasnya.
Seperti diketahui, tulisan investigasi Allan Nairn merilis sebuah artikel yang menyebut sejumlah perwira aktif, dan purnawirawan TNI menggunakan demonstrasi anti-Ahok guna melengserkan Presiden Joko Widodo.
Artikel tersebut berjudul Trump’s Indonesia allies in bed With ISIS-backed militia seeking to oust elected president dan dilansir situs The Intercept pada Rabu 19 April 2017.
(Awaludin)