"Kementerian akan cek apakah itu karena kualitas kerjanya yang tidak bagus atau karena faktor lainnya sehingga bisa langsung ambruk," ujarnya.
Ia menambahkan, dalam pekan ini dirinya akan melihat langsung kondisi dermaga tersebut bersama dengan pihak-pihak terkait.
Sementara itu anggota DPRD NTT, Jefry Unbanunaek menduga ada kesalahan dalam program pembangunan dermaga itu, yakni tidak memerhitungkan perubahan garis pantai dan tidak melihat kajian fenomena gelombang dengan parameternya, sehingga saat dihantam gelombang langsung ambruk.
"Seharusnya material pembangunan dermaga itu menggunakan batu kerikil yang pecah sehingga bisa memperkuat dermaga tersebut, tetapi kelihatannya material kerikil menggunakan batu bulat," sebut Jefry.
(Rizka Diputra)