Pengalaman tersebut merupakan kali pertama dialami Sukiati. Selama perjalanan dari kampung halaman menuju Jakarta, dirinya sama sekali tak merasakan keluhan apapun dengan kandungannya. Namun, saat berada di rest area Tol Cipali yang masuk ke wilayah Cirebon, mulai muncul gejala-gejala dari kehamilannya itu.
"Saat di rest area, seluruh penumpang bus turun untuk istirahat sejenak. Saya saat itu menuju toilet untuk buang air. Saat keluar dari toilet, tiba-tiba ada darah segar mengalir di kedua saya," jelasnya.
Saat itu, ia tak menghiraukan gejala tersebut, karena ia merasa tak ada gejala-gejala mulas seperti orang yang hendak melahirkan pada umumnya. Singkat cerita, bus yang ditumpanginya pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju Ibu Kota.
Pendarahan yang dialami Sukiati semakin menjadi. Seluruh penumpang bus pun ikut panik dengan kondisi yang dialami Sukiati. Benar saja, memasuki wilayah Purwakarta, tepatnya di KM 82 Tol Cipali, kandungan Sukiati mengalami pecah ketuban.
Seorang penumpang lain kemudian meminta sang sopir bus untuk menepikan kendaraannya, karena air ketuban dari kandungan Sukaiti sudah membanjiri lantai bus. Para penumpang wanita langsung membopong Sukiati yang sudah tidak berdaya itu keluar dari bus.