KOTA Hiroshima sempat mencuri perhatian warga dunia ketika dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat (AS) pada 6 Agustus 1945. Puluhan ribu orang tewas dan seluruh kota luluh lantak akibat bom atom yang dijatuhkan oleh Negeri Paman Sam.
Baru-baru ini Museum Memorial Perdamaian melakukan digitalisasi video yang direkam di Hiroshima, 10 tahun sebelum bom atom dijatuhkan. Hasil pembaruan tersebut dipamerkan di Museum Memorial Perdamaian di Hiroshima menjelang peringatan ke-72 pengeboman tersebut.
Diwartakan Russia Today, Jumat (7/7/2017), rekaman video tersebut dipulihkan dari pita film 16 milimeter (mm). Dalam video berdurasi sekira tiga menit berwarna hitam-putih itu terlihat pusat Kota Hiroshima pada 1935. Bunga sakura bermekaran dan sejumlah kapal yang hilir mudik di sungai.
Sumber: HiroshimaPeaceMemorialMuseum/Youtube
Warga setempat juga terlihat berkeliaran di jalan dengan mengenakan pakaian khas kimono. Pemandangan berupa mobil dan trem yang lalu lalang juga terlihat dengan ketajaman yang cukup mengesankan. Video tersebut aslinya direkam oleh mendiang penduduk Hiroshima, Genjiro Kawasaki.
Video tersebut setidaknya memberikan cuplikan seperti apa hidup di Jepang sebelum masa Perang Dunia II. Museum Memorial Perdamaian yang dibangun pada 1955 untuk mengenang peristiwa bersejarah itu, menghabiskan dana sekira 900 ribu yen Jepang (setara Rp106 juta) demi merestorasi pita rekaman video milik Genjiro Kawasaki tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)