KAIRO – Dua orang turis Ukraina tewas ditusuk dan empat warga negara asing lain mengalami luka-luka dalam serangan yang terjadi di sebuah hotel di Hurghada, sebuah resor yang terletak di tepi Laut Merah, Mesir. Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah penembakan yang menewaskan lima polisi di dekat Piramida terkenal Giza di luar kota Kairo.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan yang dilansir Associated Press, Sabtu (15/7/2017), pelaku penyerangan adalah seorang pemuda berusia sekira 20 tahun-an. Pelaku yang membawa pisau berhasil menyelinap masuk ke dalam hotel dengan berenang dari pantai yang berada di dekat lokasi.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kementerian Dalam Negeri Mesir juga mengatakan bahwa motif dibalik penusukan itu masih belum jelas.
Beberapa jam sebelum serangan tersebut, lima orang polisi terbunuh di Desa Abusir di Badrashin setelah sekelompok militan menembaki mereka dari mobil yang melintas. Para polisi yang tewas adalah bagian dari pasukan yang ditugaskan untuk menjaga distrik Saqqara, salah satu tujuan wisata populer di Mesir yang menjadi lokasi berdirinya kuil, Kuburan dan kompleks pemakaman terkenal.
Pelaku penembakan dilaporkan memakai topeng dan menargetkan pos yang dijaga oleh polisi. Para pelaku juga mencuri senjata dan radio polisi dan berusaha membakar jasad korbannya sebelum melarikan diri saat orang-orang berdatangan.
(Rahman Asmardika)