SEOUL – Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in secara resmi mengadopsi seekor anjing tunawisma sebagai binatang peliharaan kenegaraan di Kantor Kepresidenan, Gedung Biru. Sang presiden menerima anjing bernama Tory itu dari kelompok pecinta hewan setelah menandatangani perjanjian adopsi.
Usai resmi mengadopsi Tory, Presiden Moon meminta dibentuknya komunitas di mana warga dan hewan yang ditinggalkan pemilik bisa tetap eksis. Sebab, hingga saat ini sudah lebih dari 10 juta warga Korsel yang mengadopsi hewan peliharaan yang sebelumnya berada di penampungan.
“Sekira 1 juta ekor hewan mendapat pemilik baru, tetapi 300 ribu ekor ditinggalkan pemilik setiap tahun. Kita harus lebih memperhatikan hewan-hewan yang ditinggalkan tersebut dan merawat mereka sebagai bagian dari masyarakat,” ucap Presiden Moon, mengutip dari Yonhap, Jumat (28/7/2017).
Tory tercatat sebagai anjing tunawisma pertama yang diangkat sebagai binatang peliharaan negara. Moon memang berjanji untuk mengadopsi anjing kampung berwarna hitam itu saat mengunjungi tempat penampungan hewan dalam rangka kampanye pemilihan presiden.
Anjing berusia empat tahun itu diselamatkan dari peternakan hewan untuk diambil dagingnya pada 2015. Tetapi, Tory tidak kunjung diadopsi karena ada stigma tertentu terhadap anjing berwarna hitam. Moon ingin mengadopsinya demi menunjukkan kepercayaan bahwa manusia dan hewan bisa dibebaskan dari prasangka buruk serta diskriminasi.
Presiden Moon Jae-in diketahui sudah memiliki dua ekor hewan peliharaan, yakni seekor anjing bernama Maru dan seekor kucing bernama Jjing-Jjing. Sama seperti Tory, Jjing-Jjing juga diadopsi Moon dari tempat penampungan.
(Wikanto Arungbudoyo)