Ambil Keputusan Autopsi, Keluarga Ingin Ketahui Penyebab Pasti Kematian Joya

Djamhari, Jurnalis
Rabu 09 Agustus 2017 15:34 WIB
Proses otopsi almarhum Joya (Foto: Djamhari/Okezone)
Share :

BEKASI- Direktur Lembaga Bantuan Hukum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (LBH ICMI), Abdul Chalim Sobri menyatakan langkah autopsi yang dilakukan petugas forensik Mabes Polri, merupakan keinginan dari pihak keluarga.

Chalim menjelaskan, sebelumnya memang saat awal kejadian Muhammad Al-Zahra alias Joya (30, dikabarkan tewas dikeroyok dan dibakar hidup-hidup, pada Selasa (1/8) lalu, keluarga menyatakan dengan surat kepada petugas telah menerima peristiwa yang menimpa korban dan menolak dilakukan autopsi.

“Saat awal itu keluarga menerima karena memang kondisinya yang masih syok atas peristiwa yang menimpa Joya. Dan sekarang, kenapa diotopsi dengan membongkar makam lantaran kejadian ini ramai, sekaligus keluarga ingin memastikan penyebab tewasnya Joya apa karena dipukul atau dibakar,” jelas Chalim, Rabu (9/8/2017).

Dengan demikian, diakui Chalim, setelah nanti hasil otopsi ini keluar untuk membuktikan penyebab kematian korban. Keluarga menganggap, hal ini bisa menjadi bukti polisi guna menangkap para pelakunya sesuai dari peran mereka masing-masing. Sehingga tidak ada alasan polisi tak tahan pelakunya.

“Pihak keluarga saat ini memang sudah maafkan para pelakunya. Tapi untuk proses hokum, keluarga minta para pelaku penganiayaan yang dianggap lebih keji dari binatang bisa diproses hokum sesuai perbuatannya,” ujar Chalim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya