DENPASAR - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali Made Indra meningkatkan status Gunung Agung dari level 1 normal menjadi level 2 waspada. Peningkatan status ini berdasarkan aktivitas gempa selama sebulan belakangan sebanyak 99 kali.
Diantaranya 46 kali gempa tektonik Jauh, 15 kali gempa tektonik Lokal, 37 kali gempa vulkanik dalam dan 1 kali gempa vulkanik dangkal.
"Awal mulanya terjadi gempa sejak Selasa 18 Juli 2017 itu terekam 2 kali tektonik lokal. Saat ini status gunung agung dari normal ke waspada,"katanya di Denpasar, Kamis (14/9/2017).
Dia menjelaskan, terakhir terjadi gempa pada Rabu 13 September 2017. Terekam 7 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 2-6 mm.